20.01.00 Unknown 0 Comments

Kenangan Waktu Itu

 waktu menunjukkan pukul 23.50.. mata ini masih belum bisa terlelap, masih mengingatmu. masih mengingat semua kenangan engkau dan aku. kenangan kita yang telah kita lalui bersama. bukan waktu yang sebentar untuk kita saling melalui liku kehidapn bersama. ku coba mengingat waktu itu...


"ttelelett lelet teleletttt" Ringtone hpku berbunyi dengan sebuah nada yang cukup keras. ku ambil dari saku celanaku. oh ternyata sebuah panggilan yang berasal darimu.
"Assalamualaikum.. haloo sayang, ada apa?" tanyaku lirih seolah tau bahwa ada yang mengganjal dihatimu.. "sayang aku mau kita ketemuan.." dengan bicaramu yang terdengar seolah telah menitihkan air matamu.. aku tau bahwa ada  sesuatu yang sedang engkau sembunyikan, yang sedang berusaha engkau tutupi.. "kapan?" tanyaku penuh tanya akan keadaanmu.

"besok sore jam 4 tempatnya seperti biasanya. dicafe pertama waktu kita bertemu." jawabmu dengan nada yang agak meninggi.

sungguh aku tak mengerti, tiba tiba engkau meminta pertemuan denganku dengan keadaan seperti ini..

keesokan harinya diwaktu dan tempat yang telah ditentukan.. aku menunggumu dicafe yang pertama kali kita bertemu pada waktu itu.. ku menunggumu sekitar 15menit.
kemudian engkau datang lalu duduk sambil memandangiku dengan penuh cemas.

"mau pesan apa sayang?" sambil ku sodorkan menu makanan kepadanya.
"Cappuchino.." jawabnnya sambil menolehkan kepala seraya tak ingin melihatku.
"kamu kenapa, sekarang susah dihubungi?" tanyaku cemas.
tiba-tiba kamu meneteskan air mata seraya menjawab "kita udahan aja ya."
aku terdiam. seolah tak percaya selama ini kita saling tertawa, berduka bersama.. teganya keluar kata yang tak pernah kubayangkan.. aku terdiam, tak bisa ku jawab katanya. 

lalu datang pesanan kita. seperti dulu, engkau memesan cappuchino dan aku mocachino. "Makasih mbak.." kata yang dia tujukan kepada pelayan cafe yang berlalu setelah mengantarkan pesanan kami.

"jadi, bagaimana?" tanyanya dengan lirih.
"bagaimana apanya. kamu kenapa? kalo ada masalah cerita. kalo ada jalan keluarnya kita lalui bersama, jangan memutuskan secaa sepihak seperti ini.." jawabku dengan penuh kecewa.
"aku rasa kita sudah tidak cocok lagi.." jawabnya singkat.

"tidak cocok bagaimana?" jawabku dengan penuh tanda tanya.

" ya tidak cocok aja.. mau gimana lagi" jawabnya yang membuat amarahku menggebu,.

aku tau ada hal yang kamu sembunyikan, dipikiranku selalu. apakah kamu menemukan yang lebih dariku? secepat itu kamu melupakan kisah kita selama ini. melupakan perjuangan kita selama ini.

kemudian keadaan menjadi hening, lalu engkau memutuskan tuk pergi meninggalkanku tanpa berpamitan denganku..

setelah seminggu pasca kejadian itu. kini ku coba lagi mencarimu, kamu yang hilang entah kemana. kontakmu dihandphoneku sekarang semu, ku coba menghubungimu. namun kamu benar benar pergi meninggalkanku tanpa ku tau alasanmu meninggalkanmu.

waktu berlalu, tak sengaja kita dipertemukan kembali.. namun dengan keadaan yang berbeda.  ku dapatimu berjalan dengan pria lain. hatiku remuk. hatiku belum bisa menerima semua ini. kamu yang selama ini ku banggakan kini engkau tega khianatiku.. engkau yang selama  ini kuperjuangkan tega meninggalkanku seolah tanpa ada salah..

untukmu, semoga menemukan hati yang takkan mengkhianatimu seperti yang kamu lakukan padaku.. bahagialah..  

0 komentar:

Kau Yang Ku Idamkan

07.39.00 Unknown 0 Comments

Selamat malam untukmu, engkau yang mungkin kini tengah terlelap tidur dengan nyenyak, tanpa engkau tahu disini aku tengah merindumu. detik demi detik kini rindu mulai menusuk kalbu. entah bagaimana ini bisa terjadi, rindu ini terus menyerukan namamu direlungku.

untukmu, kini aku tau.. bahwa mencintaimu begitu pilu.. dengan serba kurangku yang selalu mengidamkan dirimu. dan harus ku kubur impian yang memimpikanmu mau menerima kekuranganku.

aku tidak memintamu membalas rasaku, aku tidak seegois memaksamu tuk mencintaiku. namun juga tak bisa ku pungkiri bahwa di hati ada rasa yang menggebu tuk selalu ingin memilikimu, bagaimanapun tidak ada cinta yang tidak meminta balasan. namun aku tau.. lebih yang engkau mau, dia yang tampan kaya dan memiliki segalanya, bukan diriku yang penuh akan kekurangan dan yang hanya mempunyai hati yang tulus untukmu.

untukmu, selamat tidur.. mimpi indah kasihku.

0 komentar:

SQL Server

06.06.00 Unknown 0 Comments

Nama  : NUR ARIEF YUFRIZAL PRASETYO
Nim     : 201553031
Kelas  : Sistem Informasi A

A.   Membuat Tabel dengan Perintah SQL
Cara lain selain cara visual untuk membuat table pada SQL SERVER kita dapat menggunakan perintah SQL. 
Langkah-langkah pembuatan tabel adalah sebagai berikut :
·         Buka Enterprise Manager.
·         Buka Database yang sudah dibuat, misal dbperkuliahan.
·         Klik di Menu Tools> Klik New Query 
·         
 Setelah Query Analyzer terbuka, masukan perintah SQL untuk membuat tabel Mahasiswa dibawah ini.
create table Mahasiswa (NIM char(8),Tahun_Ajaran char(4),Kode_Jurusan char(5),Nama varchar(50),Tempat_Lahir varchar(50),Tanggal_Lahir datetime,Alamat varchar(150),Kota varchar(50),No_Telepon varchar(12));


·   Klik (Parse Query atau Ctrl+F5) untuk mengecek penulisan perintah query, jika tidak ada pesan kesalahan klik  (Execute Query atau F5) untuk mengeksekusi perintah query. Apabila tampil pesan “The Command(s) completed succesfully” maka tabel sudah berhasil dibuat.

B.   Merubah Struktur Table menggunakan Perintah SQL
- Menambah Kolom Pada Tabel
Perintah query menambah kolom adalah :

alter table Mahasiswa add Status_Mahasiswa char(12);

- Merubah Type Data Kolom Pada Tabel
Perintah query untuk mengubah type data suatu tabel (misal mengubah tipe data Status_Mahasiswa dari char(12) menjadi varchar(12)) yaitu:

alter table Mahasiswa alter column Status_Mahasiswa varchar(12);

- Menghapus Kolom Pada Tabel
Jika karena suatu kolom tidak diperlukan dan akan dihilangkan dari suatu tabel dikarenakan sesuatu hal maka perintah query untuk menghapus kolom tersebut yaitu:

alter table Mahasiswa drop column Status_Mahasiswa;

- Menambah Constraint Primary Key Pada Kolom
Perintah query untuk menambah constraint Primary Key pada kolom suatu tabel adalah:

alter table Mahasiswa add constraint pk_Mahasiswa primary key(NIM);

Kolom yang akan dijadikan sebagai primary key harus dalam keadaan not null (tidak boleh kosong).

- Menambah Constraint Primary Key Pada Kolom Suatu Tabel
Kolom yang akan dijadikan sebagai primary key harus dalam keadaan not null (tidak boleh kosong). Jadi jika kolom yang akan dijadikan primary key tidak dalam keadaan not null (boleh kosong) harus di ubah menjadi not null.

alter table Mahasiswa alter column NIM char(8) not null;
Perintah query untuk menambah constraint Primary Key pada kolom suatu tabel adalah:

alter table Mahasiswa add constraint pk_Mahasiswa primary key(NIM);

- Menambah Constraint Foreign Key Pada Kolom Suatu Tabel
Misalkan, tabel Mahasiswa  mereferensi ke tabel jurusan pada kolom Kode_Jurusan.
Maka perintah query untuk menghubungkannya adalah :

alter table Mahasiswa add constraint fk_Mahasiswa_ref_jurusan foreign key (Kode_Jurusan) references Jurusan(Kode_Jurusan);

- Menambah Constraint Pada Kolom Suatu Tabel
Perintah query untuk menghapus constraint adalah :

alter table Mahasiswa drop constraint fk_Mahasiswa_ref_jurusan;

-       Menghapus Tabel Dengan Perintah SQL
Perintah query untuk menghapus suatu tabel adalah:

drop table Mahasiswa;

0 komentar:

Aku Kelu, Tak Mampu Kukatakan Sejujurnya Padamu

06.38.00 Unknown 0 Comments

Lidah ini kaku tak mampu satu katapun terucap padamu. Aku tak mampu hilangkan kebodohan ini. Aku tak mampu sadarkan mulutku yang kelu. hingga ku tahan perasaanku. ya, engkau pasti paham bagaimana rasanya memendam perasaan yang menggebu. Rindu ini selalu masuk dalam pikiranku. Senyummu selalu hiasi setiap lekuk kehidupanku, manis. Ingin sekali aku masuk ke hatimu, tapi apakah itu sopan? masuk tanpa izin darimu. aku tau di hatimu sedang ada tamu. Tamu yang mampu utarakan perasaannya lebih dulu. sedangkan ku? aku hanya penikmatmu, pengagummu dari jauh. tangan ini tak berani menyentuh, sungguh.

Aku tau, dia lebih segalanya dariku. aku disini bersama kekuranganku hanya menjadi penonton kebahagiaanmu, kebahagiaan dari orang yang kamu cintai. aku mundur, dikeadaan ini begitu terasa sepi. Aku disini menghirup polusi kehidupanku, sendirian..... kamu yang sebenarnya ku tunggu, namun harapanku harus segera ku hapus. aku tak layak menjadi penjagamu. mengatakan sejujurnya isi hati saja ku tak mampu.

tenang saja, aku tak setega itu. memaksa agar kamu mencintaiku. memaksakan mimpiku yang justru menganggu hidupmu. aku tak setega itu. doa yang ku selipkan untukmu semoga menjadi sumber kebahagiaanmu, meski bukan bersamaku.. sadar diri, siapa aku? bisa  apa aku? punya apa aku?

untukmu, pujaanku.. aku mencintaimu, melebihi apa yang ada dibayanganmu..

0 komentar:

Menua Bersamamu, bersama kopi buatanmu

04.24.00 Unknown 0 Comments

ku seduh kopi hitam pada sore itu. kubayangkan bahwa kopi itu buatan tanganmu. kopi, kamu, sama-sama menjatuhkan rindu. hingga aku tak bisa pungkiri bahagiaku akan silaumu.

andaikan keadaan bisa sesuai dengan impianku. hidup berdampiangan denganmu adalah salah satu tujuan terbesar hidupku. saat lelahku akan polusi pada kehidupanku, semoga kamu datang membawakan secangkir kopi hangat untukku.

untukmu, inilah cintaku. sesederhana namun mudah untuk membuat lidah menjadi kelu. menua bersamamu, menikmati secangkir kopi berdua denganmu. Tuhan, semoga Engkau mendengarkanku..

0 komentar:

Mencintaimu Begitu Nikmat

00.09.00 Unknown 0 Comments

Semenjak ku mengenalmu.. semenjak itulah aku mulai jatuh dalam indahnya mencintaimu.
wajahmu nan  indah ku pandang menjadi semangat yang mampu membuatku merasakan apa ittu indahnya cinta. hatimu begitu indah.

iya kamu, berawal dari sekolah yang berbeda namun dipersatukan di universitas yang sama.

hari ini ku tetapkan, bahwa kamu lah yang terbaik. kuperjuangkan segalanya untukmu. rindu ini begitu hebat, mencintaimu begitu nikmat. hingga aku lupa akan perihnya masa lalu yang usang. untukmu, terimakasih.

0 komentar:

Ku Pilih Tetap Menunggumu

07.27.00 Unknown 0 Comments

Dari dulu.. tak kusangka kau mampu membuat hatiku berlabuh padamu. perlahan aku mulai menikmati jatuhnya diriku padamu. hingga cinta yang lama dan usang dan yang telah pergi mampu kamu gantikan dengan senyuman indahmu.

seiring berjalannnya waktu, tak mampu ku tahan perasaanku. ya benar, aku mencintaimu. semua lelahku semua keluhku sirna saatku bertatap muka denganmu. namun aku terlambat...

aku terlalu banyak membuatkan mu gurauan. hingga akhirnya, kamu tak menganggap bahwa selama ini diriku benar-benar mencintaimu. hingga kau tak menyadari keseriusanku. ini memang salahku, aku hanya ingin membuatmu bahagia, itu saja. walau pada akhirnya aku harus mengorbankan perasaanku dan harus tegar saat harus kulihat kamu bahagia dengan dia yang lebih bisa meyakinkan bahwa cintamu lebih pantas untuknya daripada untukku.

dengar, aku disini tetap menantimu. berharap impianku kelak bersanding denganmu dapat ku gapai, tak perduli akan seberapa lama itu. untukmu dan untuknya ku selipkan doa agar kalian bahagia. dan untukmu, semoga Tuhan selalu melindungimu.

0 komentar:

Semenjak Pergimu

05.29.00 Unknown 0 Comments

Masih terasa abu abu bagiku untuk menerima semua ini. Seperti yang lainnya, kamu pergi tak tau apa alasan pastinya. Kamu pergi dengan membawa jutaan pernyataan dalam benakku, "apa salahku?".

Semenjak pergimu itu, aku benar benar terpuruk. Emosiku tak terkontrol. Aku tak tau harus apalagi yang ku perbuat untuk memperbaiki semua ini. Aku tak tau harus doa apalagi yang harus ku minta pada Sang Ilahi.

Ternyata, sakitnya patah hati membutakan semangat di hati. Rasanya enggan kalau harus mencari lagi, membuat nyaman lagi hingga akhirnya pupus pada akhir cerita. Kamu kira itu mudah?

Well, semuanya sudah terjadi. Sakit yang ku alami semoga cepat terobati. Hingga aku mampu tuk kembali bangkit lagi, walau tanpamu. Disisi.

0 komentar:

Sebenci itu

19.38.00 Unknown 0 Comments

Sebenci itu, hingga kamu tak mau bertemu denganku.

Sebenci itu, hingga kamu tak mau dengar kabarku.

Sebenci itu, hingga kamu tak mau berhubungan lagi denganku.

Sebenci itu, hingga kamu tak lagi mau melihat status statusku.

Sebenci itu, hingga kamu tak lagi mau bercerita denganku.

Sebenci itu, hingga kamu hiraukan aku.

Sebenci itu, hingga aku harus paksakan hidup tanpamu.

Sebenci itu, hingga kamu menyuruhku melupakanmu.

Maafkanlah kesalahanku. Aku tak mau jika kita berakhir seperti ini. Seperti saat kita berkenalan, kita saling sapa. Aku ingin perpisahan ini juga berakhir baik. Tak ada benci yang membisiki hati kita. Hingga akhirnya kamu memaksaku untuk menjalani semua ini. Hingga tak ada lagi kesempatanku untuk memuji kecantikanmu, memuji kesholehanmu, memuji indah sikapmu. Kamu putuskan pertemanan kita, dan kamu tutup pintu pertemuan kita.

Maafkanlah aku. Maafkan jika ku tak bisa melakukan permintaanmu padaku, melupakanmu.

0 komentar:

Sekedar Rindu

05.10.00 Unknown 3 Comments

"Apa kabarmu?" Kata yang selalu terngiang dibenakku. Mungkin memang rasanya tak pantas lagi aku harus terus mengejarmu, mengejar semua impian yang telah ku bangun. Tapi dalam benak, selalu muncul perhatian akan keadaanmu. "Apakah kau baik baik saja?" "Dengan siapa engkau kini menaruh cinta". Hehe, lucu memang.

Setidaknya dulu kita pernah mengukir cerita, hingga hati ini nyaman di pelukanmu. Hingga kamu berhasil membuat hidupku penuh warna.

Aku tak pernah menyesal bertemu denganmu, aku tak pernah menyesal berkenalan denganmu. Meskipun hati ini sakit karena cinta yang ku paksakan untukmu. Hingga aku terlalu nyaman padamu sampai sesulit ini menggantikan hadirmu dihatiku.

Nantinya, semoga Tuhan mempertemukan kita lagi, sebagai sahabat. Dengan kehidupan masing masing dari kita. Tak ada lagi rasa saling cinta antara kita, hingga kita bisa saling membangun kehidupan kita masing masing tanpa terbatas oleh tebalnya dinding kenangan masa lalu.

Ini hanya sekedar rindu untukmu. Masih ku ingat senyum manismu. Namun aku tau, kau ingin aku cepat melupakan hal itu. Tenang saja, aku tau rinduku hanya mengganggumu. Untuk kamu, semoga sehat selalu..

3 komentar:

Untuk Kasihku Tersayang

21.36.00 Unknown 0 Comments

Untuk kamu, jadilah wanita yang kuat meski kamu terluka. Jangan ada tangis yang terpancar dimatamu.

Untuk kamu, jadilah wanita sholehah yang pada akhirnya akan membawamu pada jodoh terbaikmu.

Untuk kamu, jadilah istri yang baik kelak bagi suamimu, jadilah penyejuk dalam rumah tanggamu.

Untuk kamu, jadilah ibu yang berkarakter tangguh dan penyayang bagi anak-anakmu kelak.

Untuk kamu, jadilah sahabat yang terbaik bagi teman-temanmu kelak agar hidupmu dihargai dan dihormati.

Untuk kamu, jadilah anak yang berbakti pada orang tuamu sehingga orang tuamu bangga akan sikapmu.

Untuk kamu, hanya itu doa yang bisa ku panjatkan padamu. Karena ku tau cintaku membuatmu terganggu. Tak apa, aku ikhlas asalkan kehidupanmu bahagia. Semoga Tuhan selalu membuatmu bahagia dan menjadi wanita yang sempurna bagi orang disekitarmu.

Dan untuk kamu, tak apa jika ku harus melihatmu dari kejauhan. Semoga kamu bahagia, sayang.

0 komentar:

Gagal menjadi KITA

08.22.00 Unknown 0 Comments

Waktu yang lama sebelum akhirnya aku benar benar merasakan cinta. Sebelum akhirnya aku benar benar menyayangimu. Tanpa kau ketahui, bahwa selama ini aku mengkagumimu. Ku coba singkirkan rasa ini namun tak semudah yang difikirkan.

Hingga pada akhirnya, ku berbuat salah yang belum bisa ku pahami. Tiba tiba semua rencana indah bersamamu harus ku kubur hidup hidup. Cita citaku membangun sebuah keluarga indah harus ku hapus segera. Agar kamu tak lagi merasa terganggu akan tingkahmu. Jujur sakit..

Harus ku ubah lagi tujuan suksesku, harus ku ubah impian hidup bahagia bersamamu, harus ku ubah lagi tujuan hidupku yang sempat ku labuhkan padamu. Tak mudah melupakanmu. Sangat tak mudah..

Tapi bagaimanapun hidup harus terus berjalan. Melupakan masa lalu? HAHA. Tak sanggup rasanya, mungkin hanya sanggup ku ikhlaskan dirimu. Mungkin memang ini jalan takdirnya, Tuhan tau mana yang terbaik.

Semoga kamu mendapatkan yang lebih dariku. Hingga aku tak perlu lagi khawatir akan keadaanmu. Hingga aku tak akan lagi mengharapkanmu. Hingga pada akhirnya aku harus bisa mengikhlaskanmu. Kasihku, aku mencintaimu..

0 komentar:

Ku impikan KITA

07.34.00 Unknown 0 Comments

Sudah cukup lama kita saling mengenal. Ya tepatnya 9 bulan kita saling mengenal. Kita saling bercerita, kita saling bercanda. Tanpa pernah terpikirkan bahwa aku ternyata bukan lagi sekedar mengkagumimu.

Kamu cantik, kamu baik. Sebaliknya denganku, sering kali aku merasa tak pantas menyandingimu. "Ah mungkin ini hanya rasa kagum saja." Degup lirih hati kecilku. Namun apa daya, pesona indahmu luluhkan hati ini. Tak pernah terjadi sebelumnya aku mampu bertahan cukup lama.

Senyummu sejenak mewarnai irama jantungku, mewarnai indahnya pelangi di jiwaku. Lagi lagi ku berpikir "Tak ku sangka". Ya benar, tak ku sangka ada wanita yang pada akhirnya membuat semangatku membara, membuat  bebanku mereda, membuatku tenang bersamanya, membuatku nyaman tertawa bersamanya. Sekali lagi aku berusaha memungkiri "ini bukan cinta, ini hanya rasa kagum!".

Setelah semua ini berjalan beberapa waktu. Rindu ini semakin mendambamu, sehingga hati ini lupa bahwa ada luka yang dulu membekas. Aku nyaman bersamamu. Bebanku sejenak hilang saat bersamamu walaupun via tulisan. Kali ini ku tak bisa memungkiri rasa ini, ada rasa hebat melekat dihati. Apa ini, cinta?

Senyum menawanmu selalu melukiskan bahagia disetiap langkah hidupku. Hingga pada akhirnya kita bertemu dirumahmu. Bukan lagi sekedar melepas rindu, ini soal apakah berbeda jumpa via tulisan atau bertemu. Tak sanggup lagi hati ini menahan bahagia yang ada di hati.

Hingga pada akhirnya...

Kamu menghilang.. Kini pereda gelisah, obat jiwa, pengobar semangatku seperti ikut menghilang. Tak ada lagi bahagia yang terlukis, dan semangat pun menipis. Ku coba bertahan, melawan, namun tak sanggup ku sembunyikan sedih ini. "Aku terlalu lebay" dalam hati emosi tak terhindari.

Sekian waktu ku menunggumu namun akhirnya ku urungkan niatku. Mungkin.. ini waktunya aku pergi. Waktunya ku berhenti mengkagumimu. Waktunya ku berhenti mengharapkanmu. Waktunya ku harus lupakan senyum dengan gigimu yang indah, haha ya ini mungkin waktunya. Namun pada akhirnya aku paham. Ini benar benar cinta :)

0 komentar: