Untuk Wanita Yang Aku Perjuangkan

03.21.00 Unknown 0 Comments

Aku mencintaimu, kasihku. Meski  terkadang aku memanjakanmu dengan sikapku yang arogan atau terkesan kasar. Namun ketahuilah, aku khawatir terhadapmu. Aku masih seperti dulu, seorang laki-laki yang berusaha mencintaimu. Seseorang yang bernafas dalam harapan. Yang terkadang terluka sendiri oleh harapan yang ku besar-besarkan. Aku ingin kamu waras untuk memikirkanku dan meyakini bahwa aku mencintaimu dan tak ada lain selain kamu. Meski aku tau bahwa memang nyata, kamu bosan dengan sikapku yang ku tunjukkan padamu. Karena ada hal yang tidak bisa ditebak, terkadang perasaan sering diuji oleh hal yang tak pernah terfikirkan.

Namun sejak aku memilihmu, aku belajar untuk percaya. Meski diluar sana banyak sekali yang membuatku ragu akan dirimu. Dan akupun juga tau, kamupun demikian. Tak apa jika kini ragumu akan ku kian tak terbentahkan. Yang pasti, aku hanya mampu berjuang sekuat-kuatnya aku. Aku sudah memilihmu, dengan senang hati semua ini akan ku lalui.

Kini aku salah, aku salah mengucapkan padamu hakekat kata menyerah. Kini kamu lebih yakin akan ragumu. Kini kamu tidak yakin lagi akan ketulusanku. Ya aku tau..

Ketahuilah, setelah aku menemukanmu. Tak ingin ada hasrat lagi untuk mencintai selain dirimu. Beberapa kali harus kupikirkan hal itu, kamu belum paham dan belum terbiasa akan duniaku. Ketahuilah, kata perpisahan tak pernah ingin keluar dari hatiku, meski terkadang mulut selalu membeberkan hal yang abu-abu. Aku masih ingin mendekatkanmu kepadaku. Aku ingin jatuh cinta padamu pada setiap waktu yang kupunya. menjalani hidup saling berjuang bersama. Tidak akan ada nikmat dunia yang mampu menggantikan itu.

Aku masihlah lelaki yang selalu merindukanmu. Aku masihlah lelaki yang selalu menunggumu. Aku masihlah lelaki yang selalu ingin mengetahui kabarmu. Aku masihlah lelaki yang selalu mencintaimu. Aku masihlah lelaki yang mendambakanmu. Aku masihlah lelaki yang sebenarnya tak ingin pergi, darimu.

0 komentar: