Aku Kelu, Tak Mampu Kukatakan Sejujurnya Padamu

06.38.00 Unknown 0 Comments

Lidah ini kaku tak mampu satu katapun terucap padamu. Aku tak mampu hilangkan kebodohan ini. Aku tak mampu sadarkan mulutku yang kelu. hingga ku tahan perasaanku. ya, engkau pasti paham bagaimana rasanya memendam perasaan yang menggebu. Rindu ini selalu masuk dalam pikiranku. Senyummu selalu hiasi setiap lekuk kehidupanku, manis. Ingin sekali aku masuk ke hatimu, tapi apakah itu sopan? masuk tanpa izin darimu. aku tau di hatimu sedang ada tamu. Tamu yang mampu utarakan perasaannya lebih dulu. sedangkan ku? aku hanya penikmatmu, pengagummu dari jauh. tangan ini tak berani menyentuh, sungguh.

Aku tau, dia lebih segalanya dariku. aku disini bersama kekuranganku hanya menjadi penonton kebahagiaanmu, kebahagiaan dari orang yang kamu cintai. aku mundur, dikeadaan ini begitu terasa sepi. Aku disini menghirup polusi kehidupanku, sendirian..... kamu yang sebenarnya ku tunggu, namun harapanku harus segera ku hapus. aku tak layak menjadi penjagamu. mengatakan sejujurnya isi hati saja ku tak mampu.

tenang saja, aku tak setega itu. memaksa agar kamu mencintaiku. memaksakan mimpiku yang justru menganggu hidupmu. aku tak setega itu. doa yang ku selipkan untukmu semoga menjadi sumber kebahagiaanmu, meski bukan bersamaku.. sadar diri, siapa aku? bisa  apa aku? punya apa aku?

untukmu, pujaanku.. aku mencintaimu, melebihi apa yang ada dibayanganmu..

0 komentar: